Text
Pemahaman Hadis Moderasi Beragama NU dan Muhammadiyah
Buku ini membahas komparasi pemahaman hadis mengenai moderasi beragama antara dua organisasi Islam terbesar di Indonesia “Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU)”, dengan menggunakan perspektif teori interaksi sosial Georg Simmel. Bukuini bertujuan untuk menggali sejarah tentang awal mula bagaimana kedua organisasi tersebut memahami dan menerapkan konsep moderasi beragama dalam konteks kehidupan sosial. Teori interaksi sosial Georg Simmel, dengan pengenalan dyad (hubungan satu individu dengan satu individu lainnya) dan triad (hubungan satu individu dengan tiga atau lebih individu lainnya) yang menekankan pada dinamika hubungan sosial dan struktur masyarakat, digunakan untuk menganalisis pendekatan masing-masing organisasi terhadap moderasi beragama.
Bukuini menunjukkan keterkaitan antara moderasi beragama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Juga teori interaksi sosial Georg Simmel yang dapat menyoroti bahwa pembentukan sikap moderat dalam Islam melibatkan kompleksitas interaksi antara individu, kelompok, dan masyarakat. Di dalam konteks Indonesia yang beragam, pemahaman dan penerapan nilai-nilai moderasi beragama dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama menjadi fondasi penting untuk membangun harmoni sosial yang inklusif. Interaksi sosial di dalam dan di luar organisasi menjadi wadah yang penting untuk memahami, menghargai, dan memperkuat nilai-nilai moderasi beragama sebagai kontribusi positif terhadap perkembangan masyarakat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain