Text
Budaya Lokal dan Pengembangan Masyarakat Islam
Indonesia adalah mozaik peradaban, tempat Islam bertemu dan bernegosiasi secara harmonis dengan kearifan lokal yang telah mengakar selama ribuan tahun. Buku ini menggali secara mendalam bagaimana interaksi dinamis antara nilai-nilai universal Islam dengan tradisi dan budaya Nusantara tidak hanya membentuk identitas keislaman yang unik—sering disebut sebagai Islam Nusantara—tetapi juga menjadi modal utama dalam upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat muslim di Indonesia.
Melalui lensa sejarah dan sosiologi, buku ini mengulas bagaimana para penyebar Islam, khususnya Wali Songo, secara cerdas menggunakan medium kultural seperti wayang, gamelan, dan tradisi lokal lainnya sebagai strategi dakwah yang efektif, membuat ajaran Islam diterima sebagai penyempurna, bukan penghapus, dari nilai-nilai luhur setempat. Fenomena akulturasi ini melahirkan berbagai praktik keagamaan dan sosial yang khas Indonesia, mulai dari arsitektur masjid kuno yang beratap tumpang hingga ritual daur hidup seperti tahlilan dan kenduri yang diperkaya oleh nuansa Islam.
Namun, pengembangan masyarakat Islam modern tidak cukup hanya bertumpu pada ritual. Buku ini berargumen bahwa budaya lokal adalah strategi pemberdayaan yang paling otentik dan berkelanjutan. Konsep-konsep seperti musyawarah, gotong royong, dan silaturahmi yang inheren dalam budaya kesukuan, diangkat sebagai landasan sosiokultural untuk membangun solidaritas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan umat. Dengan menjadikan kearifan lokal sebagai basis, program Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) akan lebih mengakar, relevan, dan tahan terhadap arus globalisasi yang cenderung menyeragamkan.
Buku ini merupakan panduan esensial bagi akademisi, aktivis sosial, tokoh agama, dan siapa pun yang ingin memahami bahwa Islam di Indonesia adalah agama yang ramah dan akomodatif, di mana budaya lokal berfungsi sebagai jembatan emas menuju terwujudnya masyarakat muslim yang berdaya, maju, dan tetap bangga akan identitas ke-Indonesiaannya. Temukan kekuatan budaya dalam membentuk masa depan umat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain