Text
Aliran-Aliran Islam di Indonesia: Produk Dialektika dan Tantangan Generasi Milenial Memahami Intisari Beragama
NKRI Harga Mati. Pancasila Sudah Final. Slogan-slogan ini kerap kita dengar, namun seberapa kuat ia bertahan di tengah gempuran ideologi transnasional yang ingin menihilkan segala bentuk lokalitas? Buku ini membuka cakrawala baru tentang konsep Islam Kolaboratif, karakter khas Islam Indonesia yang ramah, adaptif, dan mampu berdialog dengan budaya lokal. Sayangnya, keunikan ini kini ditentang keras oleh kelompok hardliner yang merasa menjadi penjaga tunggal "kemurnian" Islam. Dari konflik wacana di media sosial hingga manifestasi ekstrem berupa terorisme, perang tafsir ini nyata terjadi di sekitar kita. Di tengah gelombang social entropy, ruang siber kita telah menjelma menjadi medan pertempuran otoritas keagamaan yang sengit. Kelompok Islam garis keras dan gerakan transnasional (Salafi-Wahabi, jejaring eks-HTI, hingga sel-sel ekstremisme) bergerak masif menguasai algoritma media sosial. Target utama mereka sangat jelas: Generasi Milenial. Buku ini membedah secara empiris dan kritis peta pertarungan ideologi keagamaan di Indonesia. Mengapa moderasi beragama menjadi harga mati yang mendesak? Dan bagaimana kaum Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) harus merebut kembali ruang maya demi menyelamatkan masa depan bangsa? Indonesia adalah bangsa yang terlalu besar untuk dijadikan kelinci percobaan ideologi asing. Buku ini adalah alarm sekaligus panduan strategis untuk merawat Islam Wasathiyah di bumi Nusantara.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain